Jumat, 11 September 2015

MEJIKUHIBINIU

Dulu.. hidup berwarna adalah impianku, senang riang tanpa ada beban, hidup semaunya, bebas melakukan apa yang aku mau. MEJIKUHIBINIU banyak warna mang menyenangkan bukan? Ya tentu saja!!..
Kini mereka telah menemukan jalan hidupnya masing masing. mereka telah menemukan apa yang mereka ingin kan. Yaa mereka itu adalah MEJIKUHIBINIU yang telah berpisah, mereka kini tlah dewasa. Dan mereka lupa teman lamanya yang telah merangkul mereka menjadi sebuah pelangi yang indah.. tapi kini pelangi indah itu tak lagi nampak karna rintik rintik hujan tak lagi turun.
Tuhan.. aku ingin mereka sperti sedia kala. Selalu bersama dalam keadaan apa pun. Aku ingin canda tawa mereka, aku ingin tangisan mereka, aku ingin melihat ego mereka, aku ingin melihat mereka marah. Tapi mereka selalu bersama saling melengkapi satu sa lain. tak seperti ini mereka datang dan pergi seenaknya, tanpa mereka sadari banyak yang terluka diantara mereka karena satu orang yang membuat hubungan diantara mereka yang semakin merenggang.. ya dia adalah hujan. Kini lama sekali hujan tak nampak  dan lama sekali kita tak bertegur sapa, ngobrol panjang lebat, cerita bersama , kita main bersama dan aku bahagia saat kalian tertawa bahagia meskipun itu tanpa aku.tapi aki sedih jika kalian harus bersedih, bercerai berai tanpa aku. Aku butuh satu orang untuk mperbaiki hubungan kalian.
Hujan rintik rintik turunlah dengan gembira jangaan berlebihan karna akan membuat suasana semaking rumit. Satuka lah mereka menjadi pelangi yang indah seprti sedia kala jaga mereka agar selalu dekat. Satukan mereka dalam kesederhanaan dalam kehidupan yang rukun jangan jadikan hati mereka keras seperti batu. Jangan pernah hitamkan pandangan mereka. Berikan lah satu titik cahay untukereka

Minggu, 29 Juni 2014

Catatan Harianku

Terkadang ku ingin seperti dirimu yang kuat dalam menghadapi segala hal, yang mempu menyelesaikan setiap masalah yang Tuhan berikan terhadapmu. Tapi terkadang aku membencimu karena kau yang selalu mementingkan orang lain.

Aku iri akan semua yang mereka miliki, mereka selalu mendapatkan yang mereka minta, mereka selalu tersenyum bahagia dan ceria. Sedangkan aku selalu menyembunyikan kesedihan dalam setiap senyum dan tawaku. Aku selalu merasa mereka lebih, lebih, dan lebih dari ku. Dan aku selalu merasa ada yang kurang dalam dirku.  

Aku selalu mencoba untuk menghadapi setiap masalah yang kudapat dan mencoba untuk menyikapinya dengan lebih dewasa. Tapi aku terlarut dalam keputus asaan, walaupun ku tahu Tuhan merencanakan sesuatu yang indah di balik itu.

Dukungan orang tua memang berpengaruh terhadap karir setiap anaknya, namun mereka terlalu sibuk dengan urusannya.

Terkadang aku mengingat ucapan seorang ibu “sebenarnya kamu itu anak yang tidak diingnkan”. Lalu bagaimana dengan sekarang? Saat aku sudah beranjak dewas. Dalam semua itu ku harus positif thinking dan aku yakin bahwa Allah telah menyembunyikan rahasia yang indah atas semua ini.
Sedekat inikah aku dengan mu? Bahkan aku merindukan mu saat kau pergi, aku merasa kehilangan dan selalu merasa ada yang kurang saat kau tiada dirumah walaupun itu hanya sebentar.

Tapi kau sepertinya terlalu sayang kepada saudaraku, dan sepertinya kau lebih bahagia dengan nya, aku sakit dan ingin menitikan air mata saat engkau dengan nya, saat kau tertawa bahagia.

Disaat ku mendapatkan peringkat terbaik disekolah kau seperti tidak senang atas jerih payah ku selama ini, dan aku melihat mereka yang selalu penuh dengan kebahagiaan walau pun peringkat mereka dibawahku. Aku iri dengan mereka, mengapa Engkau tak memberikan orang tua seperti orang tua mereka?.

Setiap jerih payah yang kudapat selalu menghasilkan buah yang manis, namun buah manis itu tak membuat raga dan jiwa ku semanis buah itu. Kadang ku harus terluka dan tak membuat mereka bangga.  Dan mungkin mereka bangga terhadap jerih payahku yang tak bisa mereka ungkapkan, tapi aku tak bisa merasakan kebanggaan mereka terhadap ku. Terkadang aku ingin pergi meninggalkan dunia karena itu.

Tuhan... aku ingin sekali mencoba pergi dari kehidupan ini, aku ingin lari dari kenyataan hidup, dan aku ingin tahu apakah dia peduli kepada ku saat aku sedang menunggu ajal menjemputku? Apakah dia rindu saat aku telah kembali padaMu? Aku ini lemah, tak berdaya, dan terluka, aku sakit saat kau mementingkan orang lain.

Aku akan rindu, aku akan menangis dan terluka jika kau meninggalkanku dan pergi dari kehidupanku. Tapi sepertinya sikapmu akan sebaliknya jika ku mengakhiri hidup ini.

Kau bilang aku seperti yang dikekang, ya.. aku memang dikekang oleh perasaanku sendiri.

Jika Tuhan memberikan pilihan untukku hari ini antara hidup atau mati, aku akan lebih memilih untuk mati.
Karena dengan begitu mereka akan semakin senang dan bisa tertawa bahagia tanpa merasa kehilangan.

Aku selalu diam saat kau marah padaku, karena ku tahu bahwa itu kesalahanku. Aku selalu setia mendengarkan ocehanmu walalupun kau telah mengatakan nya berulang-ulang, karena ku tahu waktu kecil kau selalu setia mendengarkan ocehanku yang mungkin sulit untuk kau mengerti.

Walaupun kau tidak menginginkan kehadiran ku saat itu,setidaknya kau telah mampu merawatku hingga ku dewasa, mengajarkanku untuk melangkah diatas tanah hingga ku bisa melangkah untuk mencari tujuanku, mengajarkan ku berbicara untuk bisa merangkai kata dan menyampaikannya dengan santun, dan mengajarkan ku tentang pahitnya kehidupan untuk ku rasakan.

Walaupun terkadang ku putus asa tapi semua ini harus ku jadikan motivasi untukmenjadikan diriku yang lebih baik.
Terima kasih untuk segala nya, aku menyayangimu ibu, kebaikanmu takan pernah terbalaskan. Dan ku akan merasakan pahit manis nya menjadi seorang ibu, karena aku adalah wanita yang pasti akan menjadi seorang ibu.




Minggu, 22 Juni 2014

Perkenalan yang tidak memandang waktu

siapapun dia, sebarapa tinggipun derajatnya dia pasti akan kembali pada yang menciptakanNya.
kapan pun itu.. mereka tak akan mengetahuinya kecuali Allah SWT. 
waktu akan terus berjalan sampai kita tak tahu bahwa umur kita semakin pendek.

kali ini aku baru saja kehilangan seorang kewan yang baru saja kukenal. mungkin aku sudah tau dia agak lama tapi baru saat ini aku bisa mengenalnya.
waktu memang cepat berlalu, kemarin baru saja ku bercanda denganmu. senyum dan tawamu pun masih terbayang.
Takdir memang tak bisa kita ubah. apalagi berhubungan dengan kematian yang semua orang takan mengetahuinya. 
Rasanya baru kemarin aku mengenalmu, dan sekaranga aku harus kehilanganmu kawan..

kawan... tahukah engakau? disini banyak orang yang kehilanmu, banyakorang yang tak percaya bahwa kau telah kembali pada Nya.
Satu yang ku tahu bahwa kita semua past akan mati.

kawan... tenaglah kau disana bersama yang kau inginkan.

Bila tiba saatnya ku akan menyusulmu untuk kembali pada Nya.

walaupun ku tak sedekat mereka setidaknya aku mengenalmu.

selamat jalan NURUL FADILAH yang baru saja ku kenal, semoga kau tenang disisiNya.

Kamis, 19 Juni 2014

NA

NURISTA AGUSTA
Mengandung Arti: 
- Ambisius/gemar/bernafsu mengejar kehormatan
- Kebodohan
- Pertempuran/peperangan
- Berhasil dengan baik, cerdas dan beruntung
- Kesedihan dan kekurang-sempurnaan
- Suci
- Bengis, ketus dan kedukaan
- Kesentausaan dan suka ilmu pengetahuan
- Kesesatan dan kedukaan

SABTU = BUMI

Yang lahir pada hari sabtu ini punya
fisik
yang kuat, berpendirian kuat, kokoh
dan
tegar. Cita-citanya tinggi dan sangat
murah
hati.
Dia tidak akan segan-segan memberi
apapun yang dia punya, asal itu dapat
menolong orang.
Kekurangannya dia ingin selalu
menguasai
atau memiliki apa yang dia suka, agak
egois
dan sombong. Tapi dia tidak cepat
putus asa
dan selalu berusaha
terus.


Orang yang lahir hari Sabtu mempunyai tipikal penuh cobaan hidup.
Elemen hari Sabtu adalah Tanah
Artinya tanah ini tempat bercocok tanam, artinya ia apapun yang ditanam pasti, jadi ia mudah mempelajari suatu ilmu. Akan tetapi tanah ini tempat pijakan sehingga kehidupannya penuh cobaan hidup.
kesabarannya yg luarbiasa membuat orang yg lahir hari sabtu amat disegani.Tapi kemisterian dan pendiam,membuat orang lain sulit memahaminya.Walaupun begitu dia bisa menjadi sangat bijak.Mudah memaafkan membuatnya banyak disukai teman.

Minggu, 01 Juni 2014

Puisi

Mawar

Warna mu sungguh indah
Baumu sungguh harum
Hampir semua orang menyukaimu
Tapi sayang
Kau memiliki duri tajam
Yang bisa melukai
Banyak orang

-NA-

Kamu

Saat pertama ku tahu namamu aku biasa saja, bahkan aku tak pernah melihat wajahmu, karna kau selalu membelakangiku.
Waktu terus berputar hingga akhir nya ku melihat wajahmu, namun semua masih terasa biasa karena kita tak saling mengenal.
Hari terus berganti, aku hanya sebatas kenal denganmu, ku ingin lebih akrab dengan mu, tapi rasa nya tidak mungkin untuk itu. Mungkin saat nanti kita lama tak bertatap muka, kau tak ingat namaku, seperti teman-teman ku terdahulu.
Aku hanyalah orang biasa, yang tak pandai bermain kata, yang hanya bisa diam membisu.
Tak mungkin bila aku dekat dengan mu karna aku bukan lah satu-satunya orang yang menyukaimu.
Sulit bagiku untuk menyukaimu, dan sulit untuk mengatakan aku suka padamu.
Mungkin aku tak tau apa itu cinta, sayang, dan suka.
Ku pernah bertanya apa itu suka dan cinta, dalam semua jawaban hampir sama & aku tak tau apakah ku cinta padamu atau hanya sekedar suka saja kah. Tapi sampai saat ini aku belum pernah merasakan itu cinta. Namun perbedaan nya hanya bisa kita rasakan sendiri karna bedanya hanya sedikit
Aku berharap kau tak melupakan ku.