Dari hatiku, aku yang pendiam.
Terkadang aku munafik, berusaha untuk menutupinya. Hati dengan
ucapan memang selalu bertentangan.
Saat pertama ku tahu namamu aku biasa saja, ku hanya melihat
punggung mu dari kejauhan, bahkan aku belum pernah melihat wajahmu, karna kau
selalu membelakangiku.
Waktu memang terus berputar, hingga ku dapat melihat wajahmu
yang rupawan. Ku tak ingat kapan pertama kali kau tersenyum.
Hari terus berganti hingga kita dapat saling mengenal,
perasaanku masih sama saat pertama kali kau membelakangiku.
Ternyata banyak perempuan yang menyukaimu, disitu aku masih
biasa saja.
Ingin sekali ku sedekat mereka dengan kau, namun sulit
untukku seperti itu, karena aku bukan lah mereka yang menarik.
Hingga ku sadar aku menyukai mu.
Mungkin saat nanti kita lama tak bertatap muka, kau tak
ingat namaku, seperti teman-temanku terdahulu.
Aku memang mudah untuk dilupakan, tapi ku sulit untuk
melupakan orang yang ku sukai.
Aku hanyalah orang biasa yang tak pandai bermain kata, yang
hanya bisa diam membisu. Tak mungkin bila ku dekat denganmu karena aku terlalu
jaim dan aku bukan lah satu-satunya orang yang menyukaimu.
Sulit bagiku untuk menyukai mu, dan sulit mengatakan aku
suka padamu.
Aku memang tak tau apa itu cinta dan suka.
Suka dan Cinta dua kata yang sulit bagiku untuk
membedakannya .
Sampai saat ini aku hanya bisa merasakan cinta seorang ibu.
Ku berharap kau tak melupakanku dan bisa singgah di hati ku
Tidak ada komentar:
Posting Komentar